Posted by: Widhi | May 27, 2008

Kagetan

airSang Penemu BBM alternatif (kalau memang benar ada) ini mungkin ndak pernah berpikir jauh tentang efek berita temuannya. Barangkali juga tak sempat terlintas di benaknya, sudah berapa banyak pertikaian dan perang di dunia ini yang bermotif rebutan sumber BBM. Lihat saja, cuilan berita fantastis tentang temuannya segera mengundang tanya. Cuma Rp 3.000,00 per liter, katanya !!! :shock: Meski belum jelas juntrungannya, hawa perburuan & lomba kepentingan segera mengerubunginya. Mungkin itu sebabnya pekan lalu tokoh ini sempat diberitakan menghilang. Belakangan hari berita menyebutkan ia sudah ditemukan tapi dalam keadaan jantungan.

Alih2 beroleh informasi jelas, masyarakat tampaknya harus puas hanya dengan paparan berita bernada “katanya…”. :?: Kalau memang benar hasil penemuan ini, wah..wah.. mestinya tokoh bernama Joko Suprapto patut dicalonkan sebagai penerima hadiah Nobel bidang fisika atau kimia. Sayangnya, untuk itu mesti ada penjelasan & publikasi ilmiah. Sesuatu yang hingga detik ini tak keluar sedikit pun dari pihaknya. Jika benar pula.. duh.. pasti bakal dahsyat efeknya.. saya ndak bisa membayangkan apa kata dunia. Untuk sementara, biarlah publik menunggu saja, sampai ybs nanti akan menjawabnya. :roll:

Dalam penantian benak awam kita hanya bisa bertanya: beneran nih.. air tambah beberapa senyawa kimia bisa bikin mobil kita kencang lajunya? Entahlah.. lha wong cuilan2 berita yang muncul ndak jelas arah dan isinya. Yang saya ingat, saya dulu jadi suka utak-utik rumus reaksi H2O etc karena Ibu Guru Kimia saya manis wajahnya. :) Saya juga tak paham dunia mesin begituan. Yang saya tahu soal energi, mesin, dan proses geraknya itu bisa dipelajari dalam ranah ilmu pasti. Dalam ranah ini, kebenaran sebuah pernyataan tak cukup didapat hanya dari “katanya..”. Kebenaran ilmu pasti didapat karena data2 teknis diuji hingga diperoleh bukti empiris yang bisa dideskripsikan.  Tentu saja, hasilnya bisa afirmatif atau negatif.

Mungkin memang kita ini bangsa kagetan. Fenomen fantastis selalu bisa merebut perhatian tanpa melihat  kejelasan duduk perkaranya. (Ah..kok ya momennya pas harga BBM dinaikkan to yha.. Kebetulan atau sengaja dibetul2kan?). Jadi.. buat apa kita habiskan energi untuk sesuatu yang tampaknya ndak jelas & sengaja ditutup-tutupi. Kalau kita pingin tahu apakah air bisa dimanfaatkan beneran buat menghemat BBM, ada banyak sumber lain yang bisa dibaca & ditelusuri. Di seberang sana, ada banyak orang yang sudah mencoba mempraktekkannya. Bahkan ada yang bikin buku petunjuk dan sediakan alat-alatnya. Bedanya dengan kasus di Indonesia, umumnya mereka dengan jelas menyebutkan: air bisa berfungsi untuk membantu proses pembakaran sehingga BBM bisa dihemat penggunaannya, bukan (atau belum definitif bisa) menggantikannya! Di Indonesia tampaknya beberapa orang juga sudah mencoba proses serupa meski tak banyak beritanya.

Ah sudahlah. Maksud awal saya sih cuman mau bilang: Ndak usah gampang kagetan, kalau ingin jantung Anda berdetak lebih panjang. :lol:


Responses

  1. aku jelas kaget situ bisa posting lagi, katanya sibuuuukkk??

    klo mnruut aku sih pak penyediaan fasilitas dr negara ini untuk mengembangkan tenaga alternatif itu nollll, mbuh knapa pdhl aku pikir SDM kita cukup oke, klo misalnya itu bisa terakomodasi dgn baik aku rasa kenaikan BBM ga perlu dirisaukan :D

  2. bentarrr aku masih kaget!!!!!

    jd kita bisa berbincang lagi kapan?????

  3. yg dihebohkan justru bagian ‘hilang-diculik-ditemukan’ , bukan cerita apa dan bagaimana katanya blue energy itu. bangsa yang sensasional kan, hehehee

  4. Energy is good for running cars. Run your car on water and you will find out how much energy is needed. With the high gas prices at http://waterfuelconversion.googlepages.com, it is apparent that energy is needed in all aspects of our lives.

  5. Thanks for sharing. It is useful for me.


Leave a response

Your response:

Categories